#210217TM1.Logistics & SCM& Hubungannya dengan LPI

#210217TM1.Logistics&SCM&Hubungannya dengan LPI

Definisi Logistik ( Bowersox 1978 ) :

"Proses pengelolaan yang strategis terhadap pemindahan barang dan penyimpanan barang, suku cadang, dan barang jadi dari supplier, diantara fasilitas - fasilitas perusahaan dan kepada para pelanggan".

Kesimpulan :

Logistik adalah Proses perencanaan dan pengelolaan yang dimulai dari pemindahan barang dan penyimpanan barang  baik bahan baku maupun barang jadi, yang didalamnya terdapat aliran biaya dan aliran informasi yang terkait dengan sumber pengadaan dengan tujuan memenuhi kebutuhan konsumen akhir secara efektif dan efisien.


Defining Supply Chain Management /SCM  Flexibility ( Mark Stevenson & Martin Spring 2007 ) :

" Certain generic prinsiples underpin all literature on flexibility. In the manufacturing flexibility literarture, flexibility is typically defined in terms of range, monility, and uniformity. The various states a systems can adopt, the ability to move from making one product to making another and the ability to perform comparably well when making any product within a specified range ".

Kesimpulan :

Supply Chain Management ( Manajemen Rantai Pasok ) adalah Serangkaian aktivitas yang di dalamnya meilputi adanya penjadwalan, koordinasi, dan pengendalian terhadap proses dimulai dari Pengadaan ( mencari bahan baku ), proses produksi pembuatan produk, dan penyimpanan di dalam gudang agar barang tetap terjaga dengan baik, baik penyimpanan bahan baku maupun penyimpanan barang jadi, dan dilakukannya pengirimian barang melalui jalur distribusi yang sesuai, yang bertujuan untuk memberikan pelayanan jasa kepada pelanggan dengan baik.

Hubungannya dengan LPI adalah dalam pelaksanaan kegiatan logistik yang didukung adanya peralatan - peralatan di dalam industri atau perusahaan logistik untuk memudahkan pelaksanaan kegiatan logistik seperti untuk memindahkan barang dan adanya pengelolaan untuk menyimpan barang baik bahan baku maupun barang jadi, tentunya menggunakan peralatan logistik yang menunjang agar tujuan yang diingininkan dapat terlaksana dengan baik, dan bertujuan untuk menghindari adanya kecelakaan didalam industri dan untuk mendapatkan keamanan dan keselamatan. Seperti contoh diperlukannya peralatan seperti forklift, untuk mengangkut barang besar dan bermuatan banyak, dan untuk menempatkan dan menyimpan barang dirak yang tinggi.



Mark Stevenson & Marting Spring ( 2007 ), " Flexibility from a supply chain perspective : definition and review", International Journal of Operations & Production Management, Vol(27), 4-43.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

#080317.TM3.Bahan Pembuat Kursi

#220317TM5.Life Cycle Costing & HS Code Material Kursi& Manfaatnya